Skip to main content

Catatan Awal Tahun 2010


Sudah berganti tahun lagi nih. apa saja yah yang sudah aku lakukan di tahun kemarin?. Yuk kita flashback...!

Awal tahun 2009 jadi pengangguran. Bulan-bulan pertama setelah aku menyelesaikan pendidikan Diplomaku. wisuda bulan Desember 2008 yang sangat mengagumkan buatku. Belum ada kegiatan, sambil nunggu panggilan ke Jakarta aku juga mengirimakn application ke beberapa tempat. Ke beberapa perusahaan yang penempatannya_jika diterima_diluar Makassar. Saat itu aku pengen banget kabur dari tempatku dilahirkan karena sesuatu hal yang amat gak penting untuk disebutkan.

Bulan maret aku sudah berhasil berpindah tempat. Jakarta, disitulah aku. Mencari pengalaman untuk hidup mandiri dan menjadi diri sendiri. Oia, aku juga meninggalkan seseorang spesial di Makassar, sebut saja Mr. X yang ketika februari kami jadian. Lalu setelah itu kami menjalin HLJJ (Hubungan Langsung Jarak Jauh). hehehe...

Mei, tanggal 27 ulang tahunku yang ke 22, ulang tahun pertama jauh dari keluargaku. kemudian menyusul bulan Ramadhan, juga sendiri. Tapi aku menikmatinya.Petualangan demi petualangan aku lalui di ibukota...Bocah petualangan donk gua....Eh, Gadis petualang deh, kan udah gede'. 

Ketika pulang mudik untuk lebaranan, rasa kangen yang sudah memuncak akhirnya tertumpahkan. Kangen masakan Amak, tumis kangkung. Kangen ngumpul2 bareng sepupuku yang bejibun jumlahnya. semuanya sudah ditumpahkan. Juga ketemu Mr. X, sehari doang karena dia juga harus pulang kampung. Sehari setelah tujuh bulan gak ketemu, hmmn..kagak cukup. Tapi aku nggak kangen banget kok sama Mr.X..Kenapa?? Biarlah aku yang tahu. Hahaha...

Akhirnya kembali ke Jakarta. Sendiri lagi. Tapi kali ini ada perasaan lain yang ikut bersamaku. Akh, sudahlah, Semangaaaaaaat. Ayo kerja lagi.

Yang paling mengejutkan nih, baru sebulan balik ke Jakarta aku dapat kabar kalo MR. X menikah.... Huft. Kaget. Kok tiba-tiba... Ya udah deh, Selamat yaa. Gitu doank reaksiku.

Bulan Desember, ijin dari sekantor sehari buat jalan2 ke Dufan. Bosku memang baik, aku dan temanku bilang, "Bu, mau ijin dulu yah ke Dufan". Jawabnya, "Oh, Iya. Selamat bersenang-senang yah". Waaaah, tiada terkira hati kami. Aaaaaaaaak, Aaaargh, Aaaaaaaa... begitu deh teriakan2ku menikmati wahana2 di Dufan seharian itu.

Akhir Desember....Hmmn, apa yah? gak ada yang special.

Itu ajah.

Sekarang... untuk hari2 ke depan aku belum tahu apa yang akan kulakukan. Tapi ada donk harapan-harapan yang ingin kucapai.

Kalo tahun lalu aku berpindah dari Makassar ke Jakarta, tahun ini aku ingin berpindah dari Indonesia ke......pokoknya ke suatu tempat di luar negeri sana...Bisakah? Yaaa, namanya juga harapan. Mimpi. Dream. Boleh kan ditinggi2-in. Hehehe.

Satu lagi nih_Aku malu nulisnya...^_^... Pengen ketemu seseorang yang mencintaiku dan aku mencintainya karena Allah.

Allahu Rabbi...
Aku minta izin, bila suatu saat nanti aku jatuh cinta lagi, jangan biarkan cintaku untukMu berkurang, hingga membuatku lalai akan adanya Engkau.
Aku punya pinta, bila suatu saat aku jatuh cinta lagi, penuhilah hatiku dengan bilangan cintaMu yang tak terbatas, biar rasaku padaMu tetap utuh.
Izinkanlah, bila suatu saat aku jatuh cinta lagi, pilihkanlah untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasihMu dan membuatku semakin mengagumiMu.
Bila suatu saat aku jatuh cinta lagi, pertemukanlah kami dan berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cintaMu.
Pintaku terakhir adalah bila ku jatuh cinta lagi, jangan pernah Kau palingkan wajahMu dariku, anugrahkanlah aku cintaMu, cinta yang tak pernah pupus oleh waktu.

Yaa, kali aja kalo ditulisin kayak gini lebih cepet dikabulinnya, kan para pembaca bisa ngaminin. Ayo, bilang Amin. Amiiiiiiiiin.

Ada juga sedikit keinginan untuk kuliah lagi. tapi cuma sedikit. Karena aku tahu itu sulit.

Satu hal yang aku tahu, aku akan kembali ke kampungku lagi tahun ini. Keluarga merindukanku. Itu berarti aku harus berani pulang. Karena sesungguhnya ada hal yang aku hindari di sana. Pengalaman pahit yang menghujam jantungku...(Taelaaaa).

Okay, segitu dulu deh.
Akhir kata, semoga harapan2ku dan harapan2 kita semua bisa terwujud dihari2 kedepan ini. Amin


Jakarta, 02 Januari 2010.

Comments

Post a Comment

Jangan keluar.....
sebelum meninggalkan Comment Ya......

Popular posts from this blog

FAIRY

Pengen deh jadi angel, Peri, bidadari atau apalah namanya... mereka tampak cantik sekali... Atau seperti putri2 dalam cerita dongeng. 

Bendahara Harus Mahir Pajak (Part 2)

Ehhem.... Singkirkan segala macam tumpukan kertas dari hadapanku... aku mau ngetik, ngisi blog .... mumpung lagi ada inspirasi dan kesempatan.......masa' iya tahun 2017 sudah di Septembernya tapi blogku masih kosonng. HAI HAI HAIIII... jumpa lagi dengan tulisan tak penting dari akuuuu... Assalamu alaikuuuum... Apa kabar? Udah pada nunggu lanjutan "Bendahara Harus Mahir Pajak"" Yaaaaa????  Apa?  ENGGAk??  HIKSss.. BUBAAArrrr... ..............

BENDAHARA HARUS MAHIR PAJAK (PART I)

Assalamualaikum.... Akhir-akhir ini jadi rempong sendiri melayani para bendahara pengeluaran pembantu alias bendahara di puskesmas yang sering bertanya soal pajak. Gimana cara ngitungnya, berapa tarifnya, apa jenis pajaknya, gimana SSP nya?? macam-macam lah pertanyaannya. Jadi bosan ditanya terus, bahkan sudah berulangkali dijelaskan juga masih bertanya lagi.... Saya sih maklum dan coba sabar ajah, mengingat latar belakang pendidikan mereka rata-rata dari ilmu kesehatan. Nah Loh, kok jadi bendahara?? yaa.. mau gimana lagi, kalo tenaga yang disediakan cuma itu. Seharusnya kan pekerjaan seperti itu ditangani oleh ahlinya juga, tapi APBD maupun APBN belum mampu untuk pengadaan pegawai lagi. Ah, kok malah bahas pengadaan pegawai. Back to topik....