Skip to main content

Semoga Kau Datang

Tertelan dalam masa laluku
Yang berusaha ‘tuk kulupakan
Ingin ku lari dari kesedihan
Yang bersemayam di lubuk hatiku

Semoga kau datang membimbingku menuju bahagia
Semoga kau datang meringankan luka di hatiku

Dan meminjamkan bahumu
Dan menyeka air mataku
Dan menggenggam kedua tanganku
Nanana nanana nanana


Tangan dan hati perlahan beku
Karena ingatan ini terus menghantuiku

Semoga kau datang membimbingku menuju bahagia
Semoga kau datang meringankan luka di hatiku

Dan meminjamkan bahumu
Dan menyeka air mataku
Dan menggenggam kedua tanganku
Nanana nanana nanana

Tertelan dalam masa laluku
Yang takkan pernah sirna
Hingga kau tiba…


Dan meminjamkan bahumu
Dan menyeka air mataku
Dan menggenggam kedua tanganku
Nanana nanana nanana

Dan meminjamkan bahumu
Dan menyeka air mataku
Dan menggenggam kedua tanganku
Nanana nanana nanana

Dan meminjamkan bahumu
Dan menyeka air mataku
Dan menggenggam kedua tanganku
Nanana nanana nanana


            Lirik Lagu Lirik Lagu Sherina – Semoga Kau Datang dipersembahkan oleh Lirik Lagu Indonesia Terbaru       

Comments

Popular posts from this blog

FAIRY

Pengen deh jadi angel, Peri, bidadari atau apalah namanya... mereka tampak cantik sekali... Atau seperti putri2 dalam cerita dongeng. 

Bendahara Harus Mahir Pajak (Part 2)

Ehhem.... Singkirkan segala macam tumpukan kertas dari hadapanku... aku mau ngetik, ngisi blog .... mumpung lagi ada inspirasi dan kesempatan.......masa' iya tahun 2017 sudah di Septembernya tapi blogku masih kosonng. HAI HAI HAIIII... jumpa lagi dengan tulisan tak penting dari akuuuu... Assalamu alaikuuuum... Apa kabar? Udah pada nunggu lanjutan "Bendahara Harus Mahir Pajak"" Yaaaaa????  Apa?  ENGGAk??  HIKSss.. BUBAAArrrr... ..............

BENDAHARA HARUS MAHIR PAJAK (PART I)

Assalamualaikum.... Akhir-akhir ini jadi rempong sendiri melayani para bendahara pengeluaran pembantu alias bendahara di puskesmas yang sering bertanya soal pajak. Gimana cara ngitungnya, berapa tarifnya, apa jenis pajaknya, gimana SSP nya?? macam-macam lah pertanyaannya. Jadi bosan ditanya terus, bahkan sudah berulangkali dijelaskan juga masih bertanya lagi.... Saya sih maklum dan coba sabar ajah, mengingat latar belakang pendidikan mereka rata-rata dari ilmu kesehatan. Nah Loh, kok jadi bendahara?? yaa.. mau gimana lagi, kalo tenaga yang disediakan cuma itu. Seharusnya kan pekerjaan seperti itu ditangani oleh ahlinya juga, tapi APBD maupun APBN belum mampu untuk pengadaan pegawai lagi. Ah, kok malah bahas pengadaan pegawai. Back to topik....