Skip to main content

Rindu Muhammadku

Demi cintaMu ya Allah
Pada Muhammad nabiMu

Ampunilah dosaku

Wujudkan harapanku


Ya Rasullallah..............


Siapa yang cinta pada nabinya

Pasti bahagia dalam hidupnya

 

Muhammadku Muhammadku dengarlah seruanku

Aku rindu aku rindu kepadamu Muhammadku
 

Kau yang mengaku
cinta kepada nabimu
Kau yang mengaku merindukan nabimu

Jika kau benar-benar cinta dan rindu kepada Muhammad nabimu

Buktikan
Taati perintahNya, tinggalkan laranganNya

Teladani akhlaknya

Niscaya kelak kau akan berjumpa dengan Rasullallah

Niscaya kelak kau akan berkumpul dengan Rasullallah
 

Muhammadku Muhammadku dengarlah seruanku
Aku rindu aku rindu kepadamu Muhammadku


Kau ajarkan hidup ini untuk saling mengasihi
Ku tanamkan dalam hati kuamalkan sejak dini
 
Ya Rasullallah......

Engkaulah nabi pembawa cinta

Kau bimbing kami menjuju surga

 

Comments

Post a Comment

Jangan keluar.....
sebelum meninggalkan Comment Ya......

Popular posts from this blog

FAIRY

Pengen deh jadi angel, Peri, bidadari atau apalah namanya... mereka tampak cantik sekali... Atau seperti putri2 dalam cerita dongeng. 

Bendahara Harus Mahir Pajak (Part 2)

Ehhem.... Singkirkan segala macam tumpukan kertas dari hadapanku... aku mau ngetik, ngisi blog .... mumpung lagi ada inspirasi dan kesempatan.......masa' iya tahun 2017 sudah di Septembernya tapi blogku masih kosonng. HAI HAI HAIIII... jumpa lagi dengan tulisan tak penting dari akuuuu... Assalamu alaikuuuum... Apa kabar? Udah pada nunggu lanjutan "Bendahara Harus Mahir Pajak"" Yaaaaa????  Apa?  ENGGAk??  HIKSss.. BUBAAArrrr... ..............

BENDAHARA HARUS MAHIR PAJAK (PART I)

Assalamualaikum.... Akhir-akhir ini jadi rempong sendiri melayani para bendahara pengeluaran pembantu alias bendahara di puskesmas yang sering bertanya soal pajak. Gimana cara ngitungnya, berapa tarifnya, apa jenis pajaknya, gimana SSP nya?? macam-macam lah pertanyaannya. Jadi bosan ditanya terus, bahkan sudah berulangkali dijelaskan juga masih bertanya lagi.... Saya sih maklum dan coba sabar ajah, mengingat latar belakang pendidikan mereka rata-rata dari ilmu kesehatan. Nah Loh, kok jadi bendahara?? yaa.. mau gimana lagi, kalo tenaga yang disediakan cuma itu. Seharusnya kan pekerjaan seperti itu ditangani oleh ahlinya juga, tapi APBD maupun APBN belum mampu untuk pengadaan pegawai lagi. Ah, kok malah bahas pengadaan pegawai. Back to topik....