Akhirnya, aku harus berdamai dengan kenyataan bahwa aku hanya bisa mencintainya tanpa pernah bisa memilikinya. Hal yang menjadi ketakutanku sejak saat itu telah menunjukkan tanda ketibaannya. Aku harus bersiap-siap.
Jawabannya, aku tidak siap.
Aku menangis lagi. Aku harus menyiapkan persediaan lagi sebanyak-banyak jika kenyataan itu telah tiba dihadapanku. Persediaan ketabahan, persediaan mental agar bisa tetap kokoh berdiri, dan persediaan airmata. huuuuuuuuks.
Ya Tuhanku, berila aku itu semua.
Saat ini, kenyataan itu sudah hampir tiba. Siap tidak siap, aku harus bisa siap.

Alhamdulillah.. Kenyataan itu tidak jadi datang..
ReplyDeleteAku berhasil mendahuluinya..
Aku berharap, dia tidak pernah datang..