Skip to main content

Saat ini, kenyataan itu

Akhirnya, aku harus berdamai dengan kenyataan bahwa aku hanya bisa mencintainya tanpa pernah bisa memilikinya. Hal yang menjadi ketakutanku sejak saat itu telah menunjukkan tanda ketibaannya. Aku harus bersiap-siap.

Saat ini, hari ini tgl 02 Agustus 2010, aku telah melihatnya dari jauh. Siapkah aku?
Jawabannya, aku tidak siap.

Aku menangis lagi. Aku harus menyiapkan persediaan lagi sebanyak-banyak jika kenyataan itu telah tiba dihadapanku. Persediaan ketabahan, persediaan mental agar bisa tetap kokoh berdiri, dan persediaan airmata. huuuuuuuuks.
Ya Tuhanku, berila aku itu semua. 

Saat ini, kenyataan itu sudah hampir tiba. Siap tidak siap, aku harus bisa siap.

Comments

  1. Alhamdulillah.. Kenyataan itu tidak jadi datang..
    Aku berhasil mendahuluinya..
    Aku berharap, dia tidak pernah datang..

    ReplyDelete

Post a Comment

Jangan keluar.....
sebelum meninggalkan Comment Ya......

Popular posts from this blog

FAIRY

Pengen deh jadi angel, Peri, bidadari atau apalah namanya... mereka tampak cantik sekali... Atau seperti putri2 dalam cerita dongeng. 

Bendahara Harus Mahir Pajak (Part 2)

Ehhem.... Singkirkan segala macam tumpukan kertas dari hadapanku... aku mau ngetik, ngisi blog .... mumpung lagi ada inspirasi dan kesempatan.......masa' iya tahun 2017 sudah di Septembernya tapi blogku masih kosonng. HAI HAI HAIIII... jumpa lagi dengan tulisan tak penting dari akuuuu... Assalamu alaikuuuum... Apa kabar? Udah pada nunggu lanjutan "Bendahara Harus Mahir Pajak"" Yaaaaa????  Apa?  ENGGAk??  HIKSss.. BUBAAArrrr... ..............

BENDAHARA HARUS MAHIR PAJAK (PART I)

Assalamualaikum.... Akhir-akhir ini jadi rempong sendiri melayani para bendahara pengeluaran pembantu alias bendahara di puskesmas yang sering bertanya soal pajak. Gimana cara ngitungnya, berapa tarifnya, apa jenis pajaknya, gimana SSP nya?? macam-macam lah pertanyaannya. Jadi bosan ditanya terus, bahkan sudah berulangkali dijelaskan juga masih bertanya lagi.... Saya sih maklum dan coba sabar ajah, mengingat latar belakang pendidikan mereka rata-rata dari ilmu kesehatan. Nah Loh, kok jadi bendahara?? yaa.. mau gimana lagi, kalo tenaga yang disediakan cuma itu. Seharusnya kan pekerjaan seperti itu ditangani oleh ahlinya juga, tapi APBD maupun APBN belum mampu untuk pengadaan pegawai lagi. Ah, kok malah bahas pengadaan pegawai. Back to topik....