Semalam.....abis ngitung2...sudah berapa kali ya aku pernah bilang "Ingin melupakan", bilang "benci dia", say "good bye"...berapa kali mi??
![]() |
| itung-itung |
Dan ternyata sebanyak itu pula saya merindukan, cinta dan pengen ketemu dia.
hmmn...wanita plin-plan yaaak.
Dan akhirnya
merasakan akibatnya sendiri. Dibikin mewek lagi, kaaan. Mungkin bukan maksudnya untuk berbicara seperti itu padaku, hanya aku nya saja yang terlalu sensitif. Betull. Vitri over sensitif. Dibantingin telepon. kasian, kasian, kasian.
merasakan akibatnya sendiri. Dibikin mewek lagi, kaaan. Mungkin bukan maksudnya untuk berbicara seperti itu padaku, hanya aku nya saja yang terlalu sensitif. Betull. Vitri over sensitif. Dibantingin telepon. kasian, kasian, kasian.
Padahal, aku cuma mau minta maaf sebelum memasuki bulan ramadhan. Sekalian nanyain berita 'nggak enak' yang aku dengar, apa itu betul. Karena jika betul, aku cuma bisa ngucapin selamat saat itu juga, nggak mungkin aku ngucapin pada harinya, aku nggak mungkin datang.
Tapi, tindakanku itu, yang aku pikirkan kurang lebih selama 12jam sebelum bertindak, hanya terjadi selama 20 detik dengan hasil nihil. KOSONG, saudara-saudara.
Hanya kalimat "Siapa ini?" dengan nada seperti kucing yang sedang was-was makanannya diambil. meoooong...wrauuu. Membuat nyaliku ciuut, seciut-ciutnya. After that...sudah bisa ketebak, hujan deras, boo. Kasian pulau kapukku, kebanjiran.
Dzikir, bertasbih menyebut nama Kekasih sejati, sedikit menenangkan. Baca doa sebelum tidur, juga menambah berat dikelopak mata. Lalu ngadu ke seseorang biar lebih ringan. Akhirnya, bisa tertidur dengan memimpikan Beat ku yang sebentar lagi datang.

sabar sabar,,,orang sabar banyak yang sayang hehehe
ReplyDelete