Skip to main content

Hapuskan Keluhanku


Sungguh sekarang Vitri benar-benar berada dalam keadaan paling tidak mengenakkan. Hari2 yang ingin aku hindari terjadi lagi, keadaan seperti ini. Huft.

Mr. X, dia kembali. Dia datang dengan kabar yang sangat tidak aku duga, disaat aku sedang memulai untuk memberikan harapan dan mimpi2ku kepada seseorang yang pernah bilang ingin jadi Mr. Z saja.

Kenapa kehidupanku yang sederhana mulai menjadi rumit seperti ini. Rumit, kembali rumit lagi.

Apa karena pemikiranku sendiri yang membuatnya rumit. Padahal jika aku menempatkan diriku pada posisi orang lain yang melihat kehidupanku dari luar diriku, mungkin aku bisa melihat betapa sebenarnya tidak ada hal yang perlu aku khawatirkan.

Sementara itu, harapan2 kepada Mr.Z, masih melayang. Belum menemukan tempatnya yang nyaman seperti apa. Masih beterbangan disekitar, mencari tempat berpijak yang tepat. Ayolah....berikan Vitri tempat itu.

Beberapa hari ini Vitri tidak menemukanmu di dunia maya, Vitri tidak melihat ocehan-ocehanmu yang bisa membantu vitri mengetahui keadaanmu. Kamu menghilang, Buzz..tak ada kabar. Kenapa? Menghindari Vitri kah??

Bagaimana ini....jika kamu terus seperti itu, maka kita sudah tidak punya cara lagi untuk tertawa bersama-sama. Bagaimana dengan aku yang tak punya apa-apa selain dirimu, selain harapanku kepadamu, maksudku. 
Tolong, dengarkan keluhanku ini.


Comments

Popular posts from this blog

FAIRY

Pengen deh jadi angel, Peri, bidadari atau apalah namanya... mereka tampak cantik sekali... Atau seperti putri2 dalam cerita dongeng. 

Bendahara Harus Mahir Pajak (Part 2)

Ehhem.... Singkirkan segala macam tumpukan kertas dari hadapanku... aku mau ngetik, ngisi blog .... mumpung lagi ada inspirasi dan kesempatan.......masa' iya tahun 2017 sudah di Septembernya tapi blogku masih kosonng. HAI HAI HAIIII... jumpa lagi dengan tulisan tak penting dari akuuuu... Assalamu alaikuuuum... Apa kabar? Udah pada nunggu lanjutan "Bendahara Harus Mahir Pajak"" Yaaaaa????  Apa?  ENGGAk??  HIKSss.. BUBAAArrrr... ..............

BENDAHARA HARUS MAHIR PAJAK (PART I)

Assalamualaikum.... Akhir-akhir ini jadi rempong sendiri melayani para bendahara pengeluaran pembantu alias bendahara di puskesmas yang sering bertanya soal pajak. Gimana cara ngitungnya, berapa tarifnya, apa jenis pajaknya, gimana SSP nya?? macam-macam lah pertanyaannya. Jadi bosan ditanya terus, bahkan sudah berulangkali dijelaskan juga masih bertanya lagi.... Saya sih maklum dan coba sabar ajah, mengingat latar belakang pendidikan mereka rata-rata dari ilmu kesehatan. Nah Loh, kok jadi bendahara?? yaa.. mau gimana lagi, kalo tenaga yang disediakan cuma itu. Seharusnya kan pekerjaan seperti itu ditangani oleh ahlinya juga, tapi APBD maupun APBN belum mampu untuk pengadaan pegawai lagi. Ah, kok malah bahas pengadaan pegawai. Back to topik....