Sungguh sekarang Vitri benar-benar berada dalam keadaan paling tidak mengenakkan. Hari2 yang ingin aku hindari terjadi lagi, keadaan seperti ini. Huft.Mr. X, dia kembali. Dia datang dengan kabar yang sangat tidak aku duga, disaat aku sedang memulai untuk memberikan harapan dan mimpi2ku kepada seseorang yang pernah bilang ingin jadi Mr. Z saja.
Kenapa kehidupanku yang sederhana mulai menjadi rumit seperti ini. Rumit, kembali rumit lagi.
Apa karena pemikiranku sendiri yang membuatnya rumit. Padahal jika aku menempatkan diriku pada posisi orang lain yang melihat kehidupanku dari luar diriku, mungkin aku bisa melihat betapa sebenarnya tidak ada hal yang perlu aku khawatirkan.
Sementara itu, harapan2 kepada Mr.Z, masih melayang. Belum menemukan tempatnya yang nyaman seperti apa. Masih beterbangan disekitar, mencari tempat berpijak yang tepat. Ayolah....berikan Vitri tempat itu.
Beberapa hari ini Vitri tidak menemukanmu di dunia maya, Vitri tidak melihat ocehan-ocehanmu yang bisa membantu vitri mengetahui keadaanmu. Kamu menghilang, Buzz..tak ada kabar. Kenapa? Menghindari Vitri kah??
Bagaimana ini....jika kamu terus seperti itu, maka kita sudah tidak punya cara lagi untuk tertawa bersama-sama. Bagaimana dengan aku yang tak punya apa-apa selain dirimu, selain harapanku kepadamu, maksudku.
Tolong, dengarkan keluhanku ini.
Comments
Post a Comment
Jangan keluar.....
sebelum meninggalkan Comment Ya......