Bismillahirrahmanirrahim....
God, Aku datang lagi. Apa kabar? Masih mencintaiku kan? Always kan? Alhamdulillah.
Aku, Kangen Engkau God. Pengen cerita kegelisahanku lagi. Semalam aku sudah mencoba menemuimu dalam shalatku. Sehabis shalat aku berniat untuk curhat lagi padamu. Aku sudah menyiapkan semua kata yang ingin aku sampaikan. Bahkan pasukan air mataku sudah ready go untuk kucurahkan kepadaMu. Tapi, Kau tahu kan God, tiba2 seorang adikku masuk ke dalam ruangan kita. Dia melihatku bersimpuh, menadahkan tangan padaMu.Aku tak mau dia melihatku menangis. Lebih dari itu, aku tak mau kemesraan kita terganggu. Jadinya aku tidak bisa mengadukan semua keluhku dengan bebas, God. Maafkan aku yang terpaksa menghentikan pertemuan kita semalam.
Jadi, God...tidak apa kan jika aku menemuiMu dengan cara ini lagi?? Baiklah, aku tahu Engkau selalu ada dan selalu siap untuk menampung semua pengaduanku, aku akan memulai.
God, Aku sepertinya patah hati lagi...
Aaakh...selalu begitu yaa, Topiknya sudah basi yaa...?
Tp kumohon Engkau dengarkan ceritaku dulu..Lebih tepatnya aku cuma pengen tahu, pengen ngajuin pertanyaan kepadaMu tentang patah hati?
Kenapa hal itu selalu mendekatiku? Hatiku ini kok rapuh sekali, God? Bisakah diganti dengan hati berbahan baja, bisakah Engkau ciptakan ulang hatiku dari bahan yang lebih kuat?
Someone telah mengabaikan aku, God. Aku dicuekin. iiiiih, nggak enak banget rasanya. Padahal aku sudah berusaha melakukan yang terbaik terhadapnya. Berusaha sabar, sabar, dan sabar karena katanya "Semua pasti sudah ada jalannya". Tapi, akhir2 ini aku merasa di cuekin. Apa cuma perasaanku saja, God? Aku kan memang agak sensitif, selalu berprasangka yg tidak2. Oh...lagi2 aku tidak tahu apa yang terjadi.
Sedangkan someone yang lain dari masa lalu, kayaknya sudah alergi banget sama aku.
Aku kan sms, nanya "Assalamualaikum, apa kabar?",
Dia balasnya kek gini, "Waalaikumslm, baikji, thanks".
Huuuuugh, langsung ditutup dengan ucapan "thanks", bukankah itu tandanya dia sudah tidak mau aku membalasnya lagi, atau bahkan itu berarti dengan halus dia mengucapkan, "jangan hubungi aku lagi"....ini Prasangka lagi.
Kenapa sampai sekarang Aku selalu tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttt?
Tidak pernah tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttt?
Orang2 itu Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttt.....
Apa karena aku Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit?
Tidak adakah tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttt?
Tidak adakah Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit??
Tidak kah Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttttttttt?
Sungguh aku Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit??
Oh, God...tolong jawab semuanya segera. Engkau punya banyak cara untuk memberitahuku. Lalu beriku juga kesabaran sebagaimana biasanya. Beri aku ketenangan, eluslah perasaanku yang rapuh juga sebagaimana biasanya. Sungguh, hanya kasih sayangMu yang selalu bisa memberi aku kedamaian. Dalam genggaman tanganMu aku serahkan semua urusanku. Aku percaya padaMu, aku mencintaiMu.
Oia, hari ini hingga mungkin seminggu kedepan aku tidak bisa melapor kepadaMu dulu. Engkau tahu kan, Engkau tidak mengijinkan aku menemuiMu dalam keadaan seperti sekarang ini (tgl 12 Juli 2010, red). Jadi, God tetap lindungi aku karena Engkau selalu di hatiku dan........... sampai jumpa beberapa hari lagi.

Comments
Post a Comment
Jangan keluar.....
sebelum meninggalkan Comment Ya......