Sekumpulan anak kecil mengelilingi tubuh tinggi yang gemetaran
Terus bercanda dan tertawa sampai muncul cahaya temaram
Saat malam mendatangkan gelap bersama sunyi dan kesepian
Saat itulah cahaya menari disekitar rembulan
Tubuh tinggi tak berani beranjak meninggalkan anak kecil sendirian
Padahal rembulan telah lama menanti, merayu untuk bermain bersama
Katanya, takut plus ragu, nggak ngerti, takut salah dan bingung mau ngapain
Dan lebih memilih menawan keamanan dalam dilema
***
Hihihi..
Maksa banget buat puisi untuk ngisi bulan Juni
^_^

aku comment yg bait terakhir yahhh:: mungkin rembulan itu memang sangat jelas ada di depan mata, tapi sungguh anak kecil itu sendiri.
ReplyDeleterembulan itu jauh u/ menggapainya, ada diatas langit, sedangkan anak kecil itu tetap bermain di sekelilingnya. mungkin u/ memikirkan rembulan lebih baik ikut bermain dengan anak kecil........(tapi yakin, tak selamanya akan terus bermain dgn anak kecil itu, karena suatu saat anak kecil itu akan menjadi dewasa juga).
Iya...Aku Mengerti. Terima Kasih ya.
ReplyDelete^_^