Skip to main content

Belajar Ngetik Lagi

Assalamualaikum.... Apa Kabar?? Saya muncul lagi.

Kali ini say ingin bercerita sedikit tentang hidup.. hidupku. yaaa.. sejenis biografi gitu. cocok kan namnaya Biografi??

Lahir pada tahun 1987, berarti pada saat postingan ini dibuat saya sudah berusia 28 tahun. Masa kecil bisa dibilang bahagia, tapi
pasti juga ada dukanya. Lahir dari keluarga yang bisa dibilang kurang mampu (Agar tidak menyebut kata Miskin... hehe). Ayah seorang petani sayuran, Ibu seorang Ibu rumah tangga. Anak pertama dari 6 bersaudara.

Ayah, laki2 pertama yang paling kucintai. Memberi kami makan dan biaya sehari-2 dengan bertanam sayuran ditengah kota dengan lahan warisan dari kakek. Dilahan itu pula kami sering bermain dan membantu ayah untuk menanam  hingga memanen sayuran. Sayuran tersebut dijual ke seorang keturunan tionghoa sebagai pengepul untuk kemudian dia jual ke restoran2 dan supermarket. Kenangan masa kecil itu sering kubayangkan saat berada dalam rumah yang telah saya bangun tepat diatas lahan itu.

Ibu, Wanita paling sabar dan kuat. mendampingi ayah dan membimbing kami semua anak-anaknya. Saya tahu ibu selalu melakukan dan menginginkan yang terbaik buat kami. Kala itu, Ibu selalu berpikir makanan apa yang akan disediakan untuk keluarga dengan budget yang terbatas. Karena Ibu harus menghemat uang untuk biaya sekolah anak2nya.Kadang hanya ikan asin, kadang pula cuma sayuran hasil kebun, tapi yang paling sering adalah telur dadar dengan perbandingan telur dan terigu = 1:3. hehehe.. tapi kami senang karena masih bisa makan bersama. 

Sejak SD saya juga membantu ibu dengan menjual keripik ubi, jagung, dll disekolah. Saya masih ingat melakukan bisnis itu sampai dibangku SMK, hanya ketika di SMP dan SMK sempat dilakukan secara sembunyi-sembunyi karena pihak sekolah melarang murid-2 untuk berjualan di kelas.

Alhamdulillah untuk biaya sekolah, sejak SD sampai Kuliah saya mendapat beasiswa. Tapi dulu, waktu lulus SMK orang tua sudah tidak ingin  saya melanjutkan kuliah. Tapi saya nekad mendaftar dan akhirnya lulus dengan jalur khusus. Akhirnya orang tua pasrah saja, terpaksa berhutang untuk membayar semester awal, untungnya beasiswa dapat menutupi semua biaya itu kemudian.


Singkat cerita saja deh.. (kehabisan kata2).... Sekarang saya sudah bekerja dan mendapat kehidupan yang cukup.



####BIOGRAFI MACAM APPA INIIIII??

Comments

Popular posts from this blog

FAIRY

Pengen deh jadi angel, Peri, bidadari atau apalah namanya... mereka tampak cantik sekali... Atau seperti putri2 dalam cerita dongeng. 

Bendahara Harus Mahir Pajak (Part 2)

Ehhem.... Singkirkan segala macam tumpukan kertas dari hadapanku... aku mau ngetik, ngisi blog .... mumpung lagi ada inspirasi dan kesempatan.......masa' iya tahun 2017 sudah di Septembernya tapi blogku masih kosonng. HAI HAI HAIIII... jumpa lagi dengan tulisan tak penting dari akuuuu... Assalamu alaikuuuum... Apa kabar? Udah pada nunggu lanjutan "Bendahara Harus Mahir Pajak"" Yaaaaa????  Apa?  ENGGAk??  HIKSss.. BUBAAArrrr... ..............

BENDAHARA HARUS MAHIR PAJAK (PART I)

Assalamualaikum.... Akhir-akhir ini jadi rempong sendiri melayani para bendahara pengeluaran pembantu alias bendahara di puskesmas yang sering bertanya soal pajak. Gimana cara ngitungnya, berapa tarifnya, apa jenis pajaknya, gimana SSP nya?? macam-macam lah pertanyaannya. Jadi bosan ditanya terus, bahkan sudah berulangkali dijelaskan juga masih bertanya lagi.... Saya sih maklum dan coba sabar ajah, mengingat latar belakang pendidikan mereka rata-rata dari ilmu kesehatan. Nah Loh, kok jadi bendahara?? yaa.. mau gimana lagi, kalo tenaga yang disediakan cuma itu. Seharusnya kan pekerjaan seperti itu ditangani oleh ahlinya juga, tapi APBD maupun APBN belum mampu untuk pengadaan pegawai lagi. Ah, kok malah bahas pengadaan pegawai. Back to topik....