Skip to main content

Siapa Idola mu?

Siapa idola kalian?

Berbicara idola, kebanyakan orang langsung menyebut nama2 yang sudah tidak asing di dunia selebritas
atau nama2 tokoh dunia lainnya
lihat saja beberapa jawaban teman-2 yang aku tanya:
"Idolaku siti nurhaliza, dia orangnya cantik, lembut, kepribadiannya, itu yang paling aku suka, aku ingin jadi seperti dia"

"Kalau sy sich...BJ Habibi..... Badan Kecil Otak jenius."

"Idolakuuu.. Nidjiiiii. Tanpa Alasan"

Ada juga yang menjawab gini:

"Nabi Muhammad Saw dan Bunda Fatimah Az-Zahra. Subhanallah........ jika kita bisa meneladani semua sifat dan segala perbuatan mereka,  kita akan hidup aman dan tenteram. Walaupun No Body is Perfect but kita selalu berusaha untuk menjadi lebih baik."

***

Mengidolakan seseorang adalah wajar tetapi jangan sampai berlebihan terutama artis kalau yang kita idolakan karena  kepribadian , kepandaian , suara , wajah , keahlian , selera humor itu sah sah saja .  Artis adalah manusia biasa seperti kita , cuma karena dia terkenal sering muncul dilayar televisi .  Kalau kehidupan glamournya itu yang tidak seharusnya kita tiru atau idolakan . Mengidolakan boleh tetapi jangan berlebihan.

Kalaupun kita semua butuh teladan, maka sebenarnya kita juga sudah punya rasul sebagai sosok teladan manusia  yang paling sempurna,demikian seperti yg dikatakan oleh alquran.


“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu)  bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah”. (QS Al-Ahzab : 21)

Dan kalau kita mau kagum, bukankah seharusnya kita kagum kepada yang menciptakan para idola kita itu? Para Rasul dan sejumlah orang berbakat yang kita idolakan serta diri kita, bukankah semua ciptaanya Allah SWT. 
Kalau kita masih belum mampu mengidolakan Allah, karena Allah itu  gaib dan diluar nalar kita, mengapa tidak kita idolakan saja dulu manusia yg diidolakan Allah, yaitu Nabi Muhammad.

Vitri sendiri kalo ditanya, siapa yang vitri idolakan? yang pertama  pastinya adalah Allah dan Rasulnya (Aku rindu aku rindu, kepadamu Muhammadku...)
lalu kedua orang tuaku dan Terakhir adalah diriku sendiri (yang ini narsis.com, boleeh donk)



Adapun hal2 lain diluar yang saya sebutkan di atas, seperti Detective Conan, ataupun artis yang bernama Dude Herlino yang saya kagumi, itu hanya sekedar suka, sebatas kagum, tidak berlebihan ji seperti yang vitri sarankan tadi.  ^_~


***
Vitri punya cerita tentang nama Muhammad.
Entah kenapa, baruka sadar. Selama ini vitri selalu jatuh hati atau menyukai lelaki yang memiliki nama Muhammad di depan namanya.
Sejak pertama kali vitri mengenal debaran dalam dada yang orang2 menyebutnya C I N T A (Ce ilaaaa..)
Vitri mengalaminya terhadap seseorang bernama Muhammad A.  Selalu tersenyum geli, kalo mengingatnya. Deeh, itu orang tampan sekali, hahaha.. Saat itu vitri masih melihat seseorang dari pesona rupanya.
Itu saat masih sekolah, lalu memasuki tingkat selanjutnya saat vitri kuliah. Seseorang dengan nama Muhammad N,  menarik perhatianku, (lalu akhirnya dia menyakitiku.. hiks)

Setelah itu, setelah itu... akh setelah itu vitri lupa untuk menyukai. (halah, lebaaay)
oke paeng, lanjut. 

Vitri terus menyukai seorang teman Muhammad R, selanjutnya Muhammad I... hahaha
Walah, banyak tong orang saya suka di'.  Ternyata gampang juga seorang vitri ini jatuh hati.  yaah, tapi begitumi, hanya suka, boleh kan.

Diam-diam vitri berharap loh, kalo salah satu dari mereka yang memiliki nama Muhammad yang akan menjadi syariku hayati. Harapan yang aneh sih, tapi setidaknya sebagai bukti kalo Vitri bener-bener merindukan Muhammadku, Rasulullah SAW.

***
back to topic

Terkadang kekaguman kita kepada para idola kita itu, membuat kita mampu melakukan apa saja untuk bisa dekat dengan para idola kita itu, bukankah seharusnya kita juga mau melakukan apa saja agar bisa dekat dengan Sang Maha Pencipta dari idola2 kita itu?
Bukankah kalau idola kita keren,tentu Allah jauh lebih keren ?
Bukankah kalau idola kita kaya raya,maka Allah jauh lebih kaya ?
Bukankah kalau idola kita hebat,tentunya Allah jauh lebih hebat?
Bukankah kalau idola kita suaranya merdu,maka Allah jauh lebih merdu suaraNYA?
 
Suara terindah pasti adalah milik Allah , demikian pula paras terindah, dan juga kekuatan terhebat, dan seluruh langit dan bumi beserta isinya ,memang berada dalam genggaman Sang Maha memiliki, Sang Maha Kaya.
So,
Saatnya penggemar bisa bersikap arif dan bijak melihat idolanya.

Comments

  1. sudah seharusnya umat muslim mengidolakan Nabi Muhammad

    ReplyDelete
  2. Idola:
    Tokoh : Nabi Muhammad saw
    Klub Bola : Arsenal
    Pemain Bola : Robin van Persie,
    Seiyuu : Ayana Taketatsu & Rie Kugimiya
    Artis : Tidak ada (lebay semua)
    Penyanyi : Tidak ada (lipsing semua)


    btw... Muhammad N, R, dan I kayaknya saya kenal,, hahaha. harus tetap setia dengan yg selalu diliat setiap hari.. :D

    ReplyDelete
  3. Wkwkwkwk.... saya bilang nda usah dibaca yang lebay-lebay nya...

    ReplyDelete

Post a Comment

Jangan keluar.....
sebelum meninggalkan Comment Ya......

Popular posts from this blog

FAIRY

Pengen deh jadi angel, Peri, bidadari atau apalah namanya... mereka tampak cantik sekali... Atau seperti putri2 dalam cerita dongeng. 

Bendahara Harus Mahir Pajak (Part 2)

Ehhem.... Singkirkan segala macam tumpukan kertas dari hadapanku... aku mau ngetik, ngisi blog .... mumpung lagi ada inspirasi dan kesempatan.......masa' iya tahun 2017 sudah di Septembernya tapi blogku masih kosonng. HAI HAI HAIIII... jumpa lagi dengan tulisan tak penting dari akuuuu... Assalamu alaikuuuum... Apa kabar? Udah pada nunggu lanjutan "Bendahara Harus Mahir Pajak"" Yaaaaa????  Apa?  ENGGAk??  HIKSss.. BUBAAArrrr... ..............

BENDAHARA HARUS MAHIR PAJAK (PART I)

Assalamualaikum.... Akhir-akhir ini jadi rempong sendiri melayani para bendahara pengeluaran pembantu alias bendahara di puskesmas yang sering bertanya soal pajak. Gimana cara ngitungnya, berapa tarifnya, apa jenis pajaknya, gimana SSP nya?? macam-macam lah pertanyaannya. Jadi bosan ditanya terus, bahkan sudah berulangkali dijelaskan juga masih bertanya lagi.... Saya sih maklum dan coba sabar ajah, mengingat latar belakang pendidikan mereka rata-rata dari ilmu kesehatan. Nah Loh, kok jadi bendahara?? yaa.. mau gimana lagi, kalo tenaga yang disediakan cuma itu. Seharusnya kan pekerjaan seperti itu ditangani oleh ahlinya juga, tapi APBD maupun APBN belum mampu untuk pengadaan pegawai lagi. Ah, kok malah bahas pengadaan pegawai. Back to topik....