Skip to main content

Belum ada apa-2ya

Jadi merasa kecil sekali.... melihat tulisan temen2 di blog mereka. Semuanya bagus dan bermakna, bukan hanya sekedar tulisan asal-asalan. Postingan2 mereka kurang lebih bisa bermanfaat buat para pengunjung yang membaca tulisan mereka. Indah yang memang menyentuh hati saat membaca rangkaian kata-katanya. 

Sedangkan aku? meski punya banyak situs blog di sana sini, tapi semuanya hanya berisi omong kosong. :( buat cerita fiksi, nggak selese-selese. Bikin puisi...nggak ada temanya. Ancuuur. :( Huuuh...kapan bisa menghasilkan karya yang spektakuler, bombastis dan tak terlupakan... apa perlu kuliah sastra, ya? tapi adek aku sudah ngeduluin, dan aku juga sudah terlanjur bergelut dengan dunia akuntansi yang makin aku cintai. 

 
Saat ini, hanya sampai seperti ini yang bisa aku berikan. Tak ada apa-apanya.



Comments

Popular posts from this blog

FAIRY

Pengen deh jadi angel, Peri, bidadari atau apalah namanya... mereka tampak cantik sekali... Atau seperti putri2 dalam cerita dongeng. 

Bendahara Harus Mahir Pajak (Part 2)

Ehhem.... Singkirkan segala macam tumpukan kertas dari hadapanku... aku mau ngetik, ngisi blog .... mumpung lagi ada inspirasi dan kesempatan.......masa' iya tahun 2017 sudah di Septembernya tapi blogku masih kosonng. HAI HAI HAIIII... jumpa lagi dengan tulisan tak penting dari akuuuu... Assalamu alaikuuuum... Apa kabar? Udah pada nunggu lanjutan "Bendahara Harus Mahir Pajak"" Yaaaaa????  Apa?  ENGGAk??  HIKSss.. BUBAAArrrr... ..............

BENDAHARA HARUS MAHIR PAJAK (PART I)

Assalamualaikum.... Akhir-akhir ini jadi rempong sendiri melayani para bendahara pengeluaran pembantu alias bendahara di puskesmas yang sering bertanya soal pajak. Gimana cara ngitungnya, berapa tarifnya, apa jenis pajaknya, gimana SSP nya?? macam-macam lah pertanyaannya. Jadi bosan ditanya terus, bahkan sudah berulangkali dijelaskan juga masih bertanya lagi.... Saya sih maklum dan coba sabar ajah, mengingat latar belakang pendidikan mereka rata-rata dari ilmu kesehatan. Nah Loh, kok jadi bendahara?? yaa.. mau gimana lagi, kalo tenaga yang disediakan cuma itu. Seharusnya kan pekerjaan seperti itu ditangani oleh ahlinya juga, tapi APBD maupun APBN belum mampu untuk pengadaan pegawai lagi. Ah, kok malah bahas pengadaan pegawai. Back to topik....