Skip to main content

Aku Bukan Muslimah (Wanita) yang Baik _Part II

Aku bukan muslimah yang baik
Ketika muslimah lain sibuk membaca dan mentabburi al-qur'an
Aq sibuk mendengarkan lagu picisan yang tak membuat qu makin dekat dengan-Nya
 
Ketika muslimah lain sibuk menambah hafalan ayat-ayat cinta Allah
Aku malah asik mengahafal lagu-lagu yang melalaikan ku dari-Nya
 
Ketika muslimah lain makin memanjangkan jilbabnya
Aku malah merasa risih dengan jilbab yang terlalu panjang
 
Ketika muslimah lain sibuk menuntut ilmu-Nya
Aku malah sibuk dengan urusan dunia yang membuat jarak dengan-Nya
 
Ketika muslimah lain malu untuk menampakkan wajah dan fotonya
Aku malah sibuk meng-upload foto-foto agar bisa dilihat semua orang

Ketika muslimah lain berusaha menundukkan pandangannya
Aku sibuk memperhatikan ketampanan wajah yang bukan mahram ku

Ketika muslimah lain menjaga hubungan dan jarak dengan lawan jenisnya
Aku malah terbiasa duduk berdekatan dengan pria
 
Ketika muslimah lain berkata dan berbincang tentang hal yang bermanfaat
Aku senang membicarakan aib dan kejelekan orang lain


 
Ketika muslimah lain menjaga kata-katanya dengan baik
Aku terlalu sering menyakiti hati orang lain dengan lisan ku
 
Ketika muslimah lain belajar untuk terus mempercantik hati dan akhlaknya
Aku lebih asik memperhatikan fisik diri ku saja
 
Ketika muslimah lain senang berpuasa sunnah
Aku lebih memilih selalu mengenyangkan perut ku
 
Ketika muslimah lain bangun di sepertiga malam untuk bermunajat pada-Nya
Aku lebih memilih berselimut dan tidur sepuasnya
 
Ketika muslimah lain sibuk untuk berdakwah di jalan-Nya
Aku lebih memilih santai dan menonton tv di rumah

Ketika muslimah lain sibuk ingin mendapat ridho dan cinta-Nya
Aku malah sibuk ingin mendapat sanjungan dan cinta makhluk-Nya saja

Ketika muslimah lain gelisah di saat imannya menurun
Aku malah semakin lalai dengan dunia

Aku memang bukan muslimah yang baik
Namun, aku berharap bisa menjadi seperti muslimah lain yang istiqomah berjuang untuk mendapatkan cinta-Nya.

Ya Rabb ampuni muslimah yang tidak baik ini.

Semoga Engkau senantiasa membimbing muslimah yang tidak baik ini agar menjadi lebih baik di hadapan-Mu... amin...


Comments

Popular posts from this blog

FAIRY

Pengen deh jadi angel, Peri, bidadari atau apalah namanya... mereka tampak cantik sekali... Atau seperti putri2 dalam cerita dongeng. 

Bendahara Harus Mahir Pajak (Part 2)

Ehhem.... Singkirkan segala macam tumpukan kertas dari hadapanku... aku mau ngetik, ngisi blog .... mumpung lagi ada inspirasi dan kesempatan.......masa' iya tahun 2017 sudah di Septembernya tapi blogku masih kosonng. HAI HAI HAIIII... jumpa lagi dengan tulisan tak penting dari akuuuu... Assalamu alaikuuuum... Apa kabar? Udah pada nunggu lanjutan "Bendahara Harus Mahir Pajak"" Yaaaaa????  Apa?  ENGGAk??  HIKSss.. BUBAAArrrr... ..............

BENDAHARA HARUS MAHIR PAJAK (PART I)

Assalamualaikum.... Akhir-akhir ini jadi rempong sendiri melayani para bendahara pengeluaran pembantu alias bendahara di puskesmas yang sering bertanya soal pajak. Gimana cara ngitungnya, berapa tarifnya, apa jenis pajaknya, gimana SSP nya?? macam-macam lah pertanyaannya. Jadi bosan ditanya terus, bahkan sudah berulangkali dijelaskan juga masih bertanya lagi.... Saya sih maklum dan coba sabar ajah, mengingat latar belakang pendidikan mereka rata-rata dari ilmu kesehatan. Nah Loh, kok jadi bendahara?? yaa.. mau gimana lagi, kalo tenaga yang disediakan cuma itu. Seharusnya kan pekerjaan seperti itu ditangani oleh ahlinya juga, tapi APBD maupun APBN belum mampu untuk pengadaan pegawai lagi. Ah, kok malah bahas pengadaan pegawai. Back to topik....