Skip to main content

Alhamdulillah

Alhamdulillah banget ya Rabb...
Aku sudah mendapatkan pekerjaan lagi tanpa harus menganggur terlalu lama. Nggak enak banget rasanya jadi orang yang nggak punya kerjaan. Apalagi setelah sebelumnya sempat kerja.

Rasanya jadi aneh tiba-tiba bisa bangun telat tiap pagi. Abis itu nggak ngapa2in, klo ada cucian di keranjang pakaian kotor, yaaa aku jadi karyawan laundry, kadang juga jadi Office Girl di rumah sendiri, kadang jadi makhluk penggemar pulau kapuk. Hehehe. 

Dan aku takut gemuk jika hanya tidur, tidur dan tidur saja.  Lagi pula aku bukan makhlukyang gampang tidur pool as, makanya sampe sekarang postur tubuhku tetap terjaga. Langsing. Hahahaha.. (Padahal emang dari orok ditakdirkan begitu..hihihi).

Huft, Akhirnya.... Kerjaaaaaaaaa. 
Aku kerja lagi. Punya aktivitas lagi. Olahraga fisik ketika dalam perjalanan pulang pergi kantor dan olahraga pikiran ketika berada di kantor. Lebih dari itu, aku bisa punya fasilitas untuk tetap eksis di dunia maya... HUAHAHAHAHAHAHUA.  
Bisa nge-Update tulisan-2 (Sekali lagi tulisan nggak penting) di blog ini.

Dan yang paling penting, kl orang Inggris bilang "Last but not least", aku bisa dekat dengan keluarga dan teman-teman lagi. Meski kenangan besama dengan teman-teman di tempat kerja sebelumnya pasti tidak akan kulupakan, tettap yang paling menyenangkan juga dalam lembaran hidupku. Yeaaaaaah.

Thank U ya Allah, Sang Pengabul Harapan dan Pendengar Doa, My Habib, My True Love.

Comments

  1. Alhamdulillah......
    selamat yaaahhhh??? doakan aku juga supaya bisa dekat dengan orang yg aku sayangi....karena saat ini aku juga lagi jauh dari mereka.
    heeee...heeee...

    ReplyDelete
  2. OK...kita saling mendoakan untuk kebaikan..Ya Kak..

    ReplyDelete

Post a Comment

Jangan keluar.....
sebelum meninggalkan Comment Ya......

Popular posts from this blog

FAIRY

Pengen deh jadi angel, Peri, bidadari atau apalah namanya... mereka tampak cantik sekali... Atau seperti putri2 dalam cerita dongeng. 

Bendahara Harus Mahir Pajak (Part 2)

Ehhem.... Singkirkan segala macam tumpukan kertas dari hadapanku... aku mau ngetik, ngisi blog .... mumpung lagi ada inspirasi dan kesempatan.......masa' iya tahun 2017 sudah di Septembernya tapi blogku masih kosonng. HAI HAI HAIIII... jumpa lagi dengan tulisan tak penting dari akuuuu... Assalamu alaikuuuum... Apa kabar? Udah pada nunggu lanjutan "Bendahara Harus Mahir Pajak"" Yaaaaa????  Apa?  ENGGAk??  HIKSss.. BUBAAArrrr... ..............

BENDAHARA HARUS MAHIR PAJAK (PART I)

Assalamualaikum.... Akhir-akhir ini jadi rempong sendiri melayani para bendahara pengeluaran pembantu alias bendahara di puskesmas yang sering bertanya soal pajak. Gimana cara ngitungnya, berapa tarifnya, apa jenis pajaknya, gimana SSP nya?? macam-macam lah pertanyaannya. Jadi bosan ditanya terus, bahkan sudah berulangkali dijelaskan juga masih bertanya lagi.... Saya sih maklum dan coba sabar ajah, mengingat latar belakang pendidikan mereka rata-rata dari ilmu kesehatan. Nah Loh, kok jadi bendahara?? yaa.. mau gimana lagi, kalo tenaga yang disediakan cuma itu. Seharusnya kan pekerjaan seperti itu ditangani oleh ahlinya juga, tapi APBD maupun APBN belum mampu untuk pengadaan pegawai lagi. Ah, kok malah bahas pengadaan pegawai. Back to topik....